Week 1 in Jakarta

Halo pembaca! Gila juga nih udah lama banget nggak nge-post (padahal baru dua minggu). Maksud gue, nge post sesuatu yang beneran dikit. Selama ini gue kan ngepostnya asal aja gitu hehehe.

Okay. Alasan gue adalah karena gue beberapa hari yang lalu ada di Jakarta. So I don't have much time buat ngeblog atau ngegame di depan laptop. Beside, laptopnya juga gue tinggal di Rumah.
Gue nyampe Jakarta tanggal 15 September sore hari dan besoknya temen gue ulang tahun. Tempat pertama yang gue kunjungi adalah SMA temen gue yaitu SMA 78. Bukan, bukan karena gue pengen. Tapi karena temen gue ngajak gue kesitu aja buat sekalian nemenin Adek dia. Abis dari 78, gue makan Es Pisang Ijo sama Ray hehehe. Maklum, gue ngidam banget sama itu makanan. Begitu ada waktu, langsung sikaatt.. Abis dari sana gue ke rumahnya Aeng. Jadi sekitar beberapa hari sebelom kepergian gue ke Jakarta, gue minta tolong Squid untuk mengatur teman-teman kami. Ceritanya gue mau ngagetin mereka. Si Squid speak nya, mereka-mereka mau buat video ulang tahun untuk temen gue. Ehhh.. Disaat ngumpul-ngumpul, gue dateng. Surprise!
Kocak adalah ngeliat ekspresi muka mereka yang melongo beberapa detik, abis itu teriak-teriak. Cumi duluan teriak karena dia udah ngeliat gue dari jendela. Terus si Mami melongo parah, lebih lama dari yang lain. Aeng juga ngelongo sambil bilang "Loh??? Bang?!?!". Dan yang lain-lain yang kalo di inget-inget lagi, bikin gue tersenyum hihi. Yang paling lucu menurut gue adalah si Poet. Asli, dodol banget. Jadi dia dateng paling belakangan dan pas masuk rumah, gue sengaja ngumpet di belakang kursi biar dia nggak ngeliat gue. Ehhh ternyata dia lagi telfonan gitu. Terus gue keluar dari persembunyian, dia ngeliat gue. Dia nggak nyadar. Gue udah senyum-senyum. Dia nengok ke gue lagi. Kali ini dia teriak "Allahu Akbar!!". Gue dan yang lain langsung ngakak. Lalu kita berpelukan dan nggak lama dia nangis. Entah karena kaget, apa terlalu seneng melihat dirikuh.



Di hari berikutnya (seinget gue), gue ke rumahnya Ray dan abis itu makan ramen! HAHA. Akhirnya gue tau lagi rasa ramen itu kayak apa. Ternyata enaaakkk banget. Nyam jadi laper kan tuh. Nah abis ini gue lupa nih gue kemana lagi. Yang pasti gue udah main ke GBK (finally ngerasain juga.), ke fX, Sency, PS, Seven Eleven (Gila gue akhirnya officially gaul, karena udah nyobain Slurpee sama Big Bite.), CFD-an siang-siang sampe tangan gue hitam huhu. Gagal deh proses pemutihan gue selama Homebody di Rumah. Terus gue ke Bogor sama nyokap, disana nyicipin Sop Buntut.









Kesan-kesan seminggu di Jakarta : Kadang gue merasa nggak betah. Soalnya gue baru sadar kalo orang di sini, waktunya harus kebuang banget. Lama di jalan karena macet atau simply jaraknya jauh. Trus udaranya tambah kotor. Buktinya gue nyampe sini langsung pilek, bersin-bersin, sampe akhirnya masuk angin (karena udah lama nggak kena AC), dan bintitan (gue nggak tau ini gara-gara kenapa). Panasnya juga juara banget. Udara panasnya super lengket huhu (belagu).

Well, anyway, I have to enjoy my time. I can see my friends again, meet them in person, not on WhatsApp or the internet. Tapi tetep, gue gedeg karena disini sisi Rumahan gue lambat laun akan menurun, Bete.

Okay. I have to do something now. See you again :-)
Share:

Chatter Chatter Chatter

Hello! How are you? I seem to have not written anything in a while. Not because I forgot, but because I didn't have the time. Actually, now too. I have something to do tomorrow. So wish me luck!

On September 2nd, I work with Indians. It was such a long drive. Actually, it took 8 days to complete the Project. Because I used the weekend to finish it. On Thursday, I went to the KOPITIAM to buy surabi. And it still feels the same as usual. My mother, who wanted surabi and asked me and my father to buy some for her, said my father and me are going to pay taxes, I think we're going that way, so I want to ask to bring me some durian surabi. So I bought it before going home, and then I went home. I was so tired because I just paid my five-yearly tax that morning, and I only ate dim sum. You already know how the process of waiting to pay taxes works. I don't know how the process works, and I was with my father at the time. But after two hours, I followed the process and was accompanied by my father because it was my first time paying the five-year tax. It's done. Thank goodness.
When I was still in Home, I have already scheduled the date in my calendar and planned it before the long holiday. I'm worried, yes, I am. My work deadline is 2 September, and I am awaiting approval on 3 September. Then, on the 4th, I have to pay my five-yearly tax, and 7 September is the final deadline for paying the five-yearly tax. I really don't have time.

Ugh... And I have another problem. Well, if you read my blog all the time, you know I always end up doing something different from what I had planned. Today I will go for a run with my friend. Today I also have many activities that I need to do and things that I need to work on, but I accepted my friend's invitation. The run will take place in Cirimekar, planned for around 4 p.m. I'm kind of looking forward to it, but I don't have any expectations ^^. But I will leave within the next two hours anyway.

It would be better if I finished the schedule too. But I'm not confident. I haven't been productive again for the past week, and so far I've been sick for a few weeks. I'm just busy with my work project with the Indians and haven't started working again yet. You see? I always have reasons for it.

Okay then. I want to work again now. I'll probably write again about friday if I feel like it :p
Share: